puasa=gemuk

alhamdulillah…..akhirnya ramadhan datang lagi mengunjungi kita. kita masih diberi berkah dan kesempatan untuk menikmati ramadhan tahun ini.

sejak menikah saya akhirnya bisa menikmati bulan ramadhan dengan lebih ‘beradab’, dibandingkan dengan puluhan tahun yg lalu.

dulu semasa masih tinggal dengan ayah dan ibu dan semasa jadi anak kost jaman kuliah,ramadhan adalah hari2 pestapora. saya masih ingat betapa meja makan dirumah ayah selalu penuh tertutupi tajil selama 30 hari bulan ramadhan. kami anak2 ayah,terutama saya,selalu mengawali berbuka dengan segelas es sirup :-), lalu di lanjut dengan tajil masing2 (yg biasanya tiap anak beda beda setiap harinya) yg dari pagi udah dipesan ke ibu untuk dibuatin ato dibeliin ke pasar (kebayang sekarang betapa repotnya ibu dulu selama ramadhan menyiapkan segala keperluan berbuka untuk kami anak2nya yg berjumlah 4 orang ini.terimakasih banyak ibu…..).selesai makan tajil bukan berarti kami akan beranjak meninggalkan meja makan.salah besar! kami melanjutkan dengan makan besarnya. nasi beserta lauk pauk lezat bikinan ibu.nyam….. nyam…….nyam……..

kami baru beranjak meninggalkan meja makan pada saat perut udah penuh kekenyangan. memulai sholat magrib dengan perut begah dan mata yg tiba2 rasanya mengantuk sekali saat mulai membaca al-quran.

kondisi perut penuh dan mata mengantuk ini terus berlangsung sampai waktunya berangkat ke mesjid untuk sholat tarawih. makanya, yg ada waktu itu kami,terutama saya,sholat dengan mata hampir setengah tertutup sangking ngantuknya πŸ˜†

selesai tarawih,pulang ke rumah,sampai dirumah (yg ajaibnya mata langsung celang cemerlang lagi πŸ™„ ) kami masih melanjutkan ‘perjuangan’ menghabiskan tajil yang masih tersisa sambil nonton tv atau cerita2 sama ayah dan ibu sebelum berangkat tidur.

siklus ini berlangsung setiap hari selama ramadhan semasa saya tinggal dengan ayah dan ibu dan semasa kuliah. walaupun semasa kuliah pestapora ini tidak ‘semeriah’ pestapora dirumah ayah. secara namanya anak kost yg keuangannya seringnya mepet :-). tapi tetep minuman dan tajil manis selalu menemani saya selama ramdhan.

dan tidaklah mengherankan kalau sesudah ramadhan dan iedul fitri berakhir, rasanya semua baju2 saya jadi ketat melekat, menuh menuhin bungkusnya ! dulu sih saya suka heran aja, kok habis puasa sebulan penuh saya malah gaining weight bukannya losing one πŸ˜•

dan seiring dengan bertambah arifnya saya :P, saya baru bisa melihat dimana letak kesalahannya. jadi sejak menikah saya memutuskan untuk menjalani hidup yang lebih sehat. tujuan utamanya waktu itu adalah, saya ingin memberikan ‘rumah’ yg sehat untuk calon janin saya.

dan dimulailah perjuangan untuk menghilangkan kebiasaan ‘buruk’ itu, dan ternyata kalau memang niat dan konsisten, tidak susah juga menghilangkan kebiasan buruk itu. alhamdulillah sekarang saya bisa ‘lebih menikmati’ ramadhan tanpa harus merasakan perut begah dan mata yg 5 watt lagi setiap malamnya dimana malam2 berbuka dan sahur saya diisi dengan sesuatu yg light saja. yang manis manis tetep ada tapi itu tidak banyak.

jadilah sudah beberapa tahun ini saya tidak pernah heran lagi diakhir ramadhan dan iedul fitri dikarenakan pakaian2 saya yg menyempit. yang ada malah beberapa pakaian saya jadi membesar dan saya jadi kedodoran memakainya πŸ™‚ dan saya fikir itulah hikmah dan berkah ramadhan yg saya dapatkan dengan menjalankan pola makan sehat dibulan yang penuh rahmat ini.

Advertisements

4 thoughts on “puasa=gemuk

  1. udah hampir 4 ramadhan ini saya mengganti yang manis2 dengan buah-buahan dan sayur, buka puasa simple aja pake kurma dan air putih, ke badan lebih seger, malah suka nagih kalo nggak ada buah rasanya nggak enak

  2. iya mbak,kalo saya sekarang yang harus ada itu sayur. bukanya pake air madu (air putih anget dicampur madu 2 sendok makan). memang berasa kebadan seperti yg mbak ira bilang. semoga kedepannya tetap bisa menjalankan pola makan yg ‘agak sehat’ (secara maaaaassiiiihhhhh…… aja suka ngemil yg manis2 πŸ˜› ) seperti ini dan tetap diberi nikmat kesehatan sama allah swt πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s