no man is an island

gang tempat saya tinggal dikomplek ini rata rata rumahnya rumah pribadi. kecuali di deretan rumah saya, ada 3 rumah kontrakan, termasuk rumah saya. iya, saya dan si bapak masih jadi kontraktor πŸ˜›

selama ini yang ngontrak di tiga rumah itu, menurut saya, adalah orang2 yang baik, yang tahu sopan santun (termasuk saya dong ya πŸ™„ ) dalam artian kami tahu bagaimana adab bertetangga yang baik itu.

beberapa bulan yang lalu, tetangga saya yang ngontrak di nomor 9, pindah ke rumahnya sendiri di cikarang ( yang saya nangis mewek waktu beliau pamitan pada kita semua itu lho). rasanya kehilangan banget karena beliau sekeluarga adalah tetangga yang baik dan anak perempuannya adalah temen main S sore sore. kami semua digang ini juga melepas mereka dengan sedih waktu itu.

setelah mereka pergi, saya berdoa semoga rumah nomor 9 cepet berpenghuni lagi dan penghuni barunya nanti akan sama baiknya dengan tetangga saya yang pindah ini.

doa dan harapan saya ternyata dikabulkan oleh Allah, tapi tidak complete πŸ™‚ . rumah nomor 9 itu memang cepat ditempati lagi, tapi penghuni barunya tidak seperti yang saya harapkan 😦

sang penghuni baru adalah keliatannyaΒ pasangan muda, belum punya anak. mereka memasukan barang2nya ke nomor 9 sewaktu malam hari. jadi kami di gang ini gak ada yang ngeh waktu itu. lah, mereka datangnya tengah malam, masukin barang, terus pergi lagi. saya dapat ceritanya dari si bapak yang mendengar proses mereka memasukan barang2 itu.

setelah masukin barang, sekitar semingguan baru mereka datang untuk menata dan merapikan barang2 mereka dan memulai tinggal di nomor 9. tapi, yang saya perhatikan dan yang para tetangga lain perhatikan juga, penghuni baru ini tidak berusaha untuk memperkenalkan diri mereka apalagi mengakrabkan diri sebagai warga baru kepada kami kami penghuni lama disini. sampai sekarang. pernah waktu kami ibu ibu lagi ngumpul sebentar sore2 dijalan gang, ngomong2 remeh temeh, si istri tetangga baru yang kelihatannya baru pulang dari bepergian, melewati kami dan blas langsung masuk pagarnya tanpa senyuman atau sapaan kepada kami2 yang lagi ada sore itu. begitu juga si suami, sami mawon. hingga kinipun kami semua tidak tahu nama mereka siapa, kerja dimana, berasal dari mana, tadinya tinggal dimana, dan sebagainya.

dulu pas pertama kali masuk dikontrakan kami, saya dan si bapak mendatangi satu per satu rumah yang ada di gang ini, memperkenalkan diri kami. siapa kami, berapa orang anggota keluarga kami, ya kayak gitu2lah. tujuannya cuma satu, untuk menjalin silaturahim dan hubungan kekeluargaan dengan para tetangga ini. karena bagi kami, tetangga adalah saudara terdekat diperantauan, tempat berbagi dan meminta pertolongan dalam hal emergency. karena kami percaya bahwa kita tidak bisa hidup sendirian dengan dunia kita di dunia ini. kita membutuhkan orang lain dalam kehidupan kita.

bukannya mendoakan jelek ya, tapi kalau misalnya ada kejadian yang tidak menyenangkan atau ada musibah, orang pertama yang akan datang membantu nantinya adalah para tetangga. apakah mereka merasa bahwa mereka tidak akan membutuhkan kami para tetangganya ini? apakah mereka merasa kalau mereka bisa hidup mandiri sendirian? atau mereka mengharapkan kami yang datang kerumah mereka nyamperin dan memperkenalkan diri kami kepada mereka? apa gak kebalik itu ya πŸ™„

ato saya perlu datang ke rumah pak rt untuk menanyakan tetangga baru ini ke bliau? ih… kepo banget saya yak πŸ˜›

Advertisements

11 thoughts on “no man is an island

    • di fancy housing complex gitu ya tyk? semoga mereka betah deh dan gak tersiksa tinggal di komplekku ini yang warganya, terutama warga gang rumahku, ikrib dan suka dan hobi ngadain acara bareng πŸ˜›

      • Aamiin πŸ™‚ give them a 2nd chance. Coba nyapa aja duluan trs diliat reaksinya gmn. Klo disapa duluan trs sumringah, bisa jadi kmaren2 emg malu mau menyapa duluan πŸ˜‰

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s