Cinta yg berpaling?

Judulnya kayak telenovela ya πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Tapi ini bukan cerita tentang telenovela. Ini tentang anggota keluarga berkaki empat dirumah mungil kami.

Seminggu setelah kematian lody, anggota keluarga kami yang berkaki empat, saya masih mellow. Masih suka mewek kalo ada yang bertanya : mak, kucingmu yang gede belang hitam putih kemana? Kok gak keliatan? Mata saya memanas. Dan biasanya langsung bercucuran air mata pada saat menceritakan kematian Lody. Death was never easy untuk orang yang ditinggalkan 😭😭😭

Mungkin orang2 terdekat dikeluarga besar saya kasihan dan mulai gerah juga kali ya dengan kecengengan saya. Mereka menganjurkan saya untuk adopsi lagi.

Awalnya saya keukeuh gak mau. Tapi setelah lebih dari seminggu mendapati rumah kosong pas pulang kantor, gak ada makhluk berkaki empat berbulu halus yg mengikuti saya kemanapun minta dielus, digendong dan dikasih perhatian, rasanya ada yg kurang. Memang ada S yang juga menunggu saya setiap pulang kantor dengan pelukan dan ciumannya. Tapi rasanya tetap ada yang kurang. Apalagi kemudian adik saya mengirimi foto2 kitten lucu yg siap diadopsi.

Saya meleleh….

They were soooo….cute ! Super duper cute !

Setelah berdiskusi panjang lebar dengan si bapak dan S, akhirnya kami memutuskan mengadopsi si putih belang hitam sedikit berbulu halus dan bermata hitam mellow. S menamainya Poby, seperti nama tokoh beruang putih dalam film favoritnya Pororo.

Poby datang kerumah kami saat dia berumur 3 bulan. Masih kecil. Baru saja disapih dari induknya. Ukurannya cuma segede kepalan tangan si bapak. Sangat manja dan sangat playful.

Tapi diminggu2 pertama, Poby nangis terus. karena saya dan si bapak kerja seharian pulang sore, S sekolah juga sampai sore, jadi sehari2 Poby sendirian rumah. Laporan tetangga sebelah rumah : mak, kucingmu nangis terus setiap hari kalau rumahmu udah kosong. Kedengaran meongannya sampe kerumahku.

Duh….saya sedih mendengar laporan sang tetangga. Saya tahu Poby pasti kesepian dan takut sendirian dirumah baru,sementara penghuninya pergi pagi pulang sore, rumah kosong hampir setiap hari.

Akhirnya setelah berdiskusi, kami memutuskan untuk mengadopsi 1 kitten lagi, untuk temannya poby. Kitten yang kedua ini masih siblingnya Poby, berbulu sewarna jahe yang diberi nama oleh S dengan Goldy.

Sekarang umur mereka berdua udah setahun lebih. Badannya gede, segede anak kambing yg baru lahir πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

I can tell they are happy cats 😍😍😍 yang suka bermain berdua, saling sayang dan saling berantem. Dan yang paling bikin pusing emak, suka ngeberantakin rumah kalau udah main kejar2an berdua.

IMG-20170215-WA0028

#wajah2 manyun habis dimarahin emak karena ngeberantakin rumah πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Tapi satu hal yang pasti,saya bersyukur diberi kesempatan menjadi emak mereka berdua. Hidup kami sekeluarga semakin berwarna dengan adanya mereka berdua dirumah.

Tapi kemudian saya digodain sama tetangga sebelah : cintamu berpaling dong mak, dari Lody ke mereka berdua?

Pertanyaan iseng yang sempet membuat saya merenung. Apa iya cinta saya berpaling dari lody ke mereka berdua? Rasanya tidak. Ada banyak ruang di hati saya untuk mencintai semua makhluk ciptaan NYA. Satu ruang pernah terisi penuh dengan cinta untuk Lody. Bukan berarti dengan adanya 2 anak baru ini, ruang hati saya untuk Lody dulu digantikan oleh mereka. Bukan. Mereka berdua menempati ruang yang lain yg juga penuh dengan cinta. sebagaimana halnya ruang2 lain di hati saya untuk si bapak dan S, yang juga penuh dengan cinta.

Jadi intinya, cinta saya tidak berpaling dari Lody ke mereka berdua. Saya masih mencintai Lody sepenuh hati saya. Kalau dulu saya mengenang lody dengan air mata, sekarang saya bisa mengenang Lody dengan senyuman.

I still love you lody, my dearest. Till we meet again in HIS jannah….

Advertisements

15 thoughts on “Cinta yg berpaling?

  1. Lucuuuuu mbak kucingnya 😍
    Btw, kucingku yg kemarin sempet ga pulang seminggu aja, suamiku udah sediihh banget. Sampe dia keliling komplek demi nyariin si kucing. Pas akhirnya si kucing pulang, whooaaa kami berdua seneng bgt. Digendong gendong mulu. Hehehe.
    Pas awal hamil kemarin, kucingku mau disita mertua, trus kutangisin doonk. Ga boleh diambil apalagi dibuang pokoknya. Huhuhuhu 😒

    • Iyah…..sedih banget kalo kehilangan anggota keluarga kaki empat itu 😭😭😭 siapa nama kucingmu na? Kartolo ya? Menurutku gak pa2 punya kucing walaupun hamil selama selalu cuci tangan habis main/pegang2 kucing dan kebersihan si kucing juga terjaga.salam buat Kartolo ya 😍😍

      • Iya mbak namanya Kartolo πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†
        Udah nanya dokterku juga, insyaAllah gapapa asal aku ga ngurusin pup nya si kucing. Dan Kartolo emang sering dimandiin sama suamiku biar bersih.

  2. Saya juga dlu punya kucing, ambil dr pinggir jalan, disayang2 trs wafat krn kena virus pankleu. Saat menemukannya dlm kondisi kaku, rasanya hati patah banget, sakit banget, rontok smp nangis sesenggukan.
    Ketika memelihara kucing baru lainnya, ttp aja kucing2ku yg udh hilang, wafat ga akan terlupa. Klo keinget ttp aja berasa ada yg hilang.

      • Pankleu itu virus kucing yg menyerang usus dan lambung gt.
        Jadi misalkan terkena, nafsu makan mrka menurun dan klo udh parah, bisa berliur abs itu muntah kuning dan berujung kematian. Jrg ada kucing yg selama klo kena virus ini. Makanya klo kucing sakit dan badannya dingin, waspada aja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s